Home All

Lomba Semua Umur di Desa Jetis

18
0

(Karya ini adalah peringkat 10 hasil pelatihan Reporter Cilik Media Indonesia bekerjasama dengan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah yang berlangsung 10 – 11 Agustus 2022 dan diikuti 79 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.)

 

PERINGATAN Hari Kemerdekaan RI selalu dimeriahkan dengan acara perlombaan di berbagai tempat, baik itu di kantor, sekolah ataupun di desa. Hal itu pula yang terjadi di Desa Jetis RT 03 RW 06, Jetis, Sukoharjo, Jawa Tengah. Warga antusias mengadakan berbagai lomba untuk menumbuhkan semangat generasi penerus bangsa.

 

Lomba bukan hanya digelar untuk anak-anak dan remaja, melainkan juga untuk dewasa dan orang tua. Lomba untuk anak-anak, antara lain lomba pecah air, makan kerupuk, memasukkan pensil dalam botol, dan lomba estafet karet. Untuk remaja, lomba yang digelar, antara lain lomba pecah air, estafet karet, dan estafet kelereng. Adapun lomba untuk dewasa dan orang tua adalah lomba makan kerupuk, pecah air, dan nyunggi tampah.

 

Berbagai lomba itu berlangsung pada Sabtu, 6 Agustus 2022. Selain itu, Desa Jetis juga mengadakan gerak jalan pada Minggu, 14 Agustus2022. Bergotong-royong, warga juga menghiasi kampung bersama dengan menempelkan lukisan pahlawan nasional di pos-pos sepanjang desa.

 

Meriahnya Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia juga diikuti oleh beberapa Sobat Medi berikut. Pertama, ada Alkhafizha Aprili Nur Arista yang mengikuti lomba estafet karet, memasukkan pensil dalam botol, lomba pecah air, dan estafet kelereng.

 

“Saya sangat senang mengikuti lomba 17-an ini karena asyik dan seru”, kata Alkhafizha saat diwawancara Selasa (16/8).

 

Gadis yang masih duduk di bangku SD akhirnya memenangkan lomba memasukkan pensil dan estafet kelereng. Meski tidak menang di lomba pecah air dan makan kerupuk, ia mengaku jika dua lomba itu yang paling berkesan. Ia merasa sangat senang dapat ikut lomba karena sekaligus bermain dengan teman-teman.

 

Suasana yang berlangsung pada saat lomba sangatlah ramai, meriah, seru, dan menyenangkan. Aku dapat bersilaturrahmi sekaligus bermain, bercanda tawa, dan bergurau dengan teman-teman. Hal tersebut juga menjadikan aku dan teman-teman sekampung lebih akrab.

 

Sementara itu salah satu peserta dewasa yang antusias mengikuti lomba adalah Sigit. Pria yang merupakan karyawan ini mengikuti lomba makan kerupuk, lomba pecah air, dan nyunggi tampah.  “Saya sangat senang ikut lomba ini karena dapat menghibur dan seru juga”, kata Sigit yang memenangkan lomba nyunggi tampah dan pecah air.

 

Tidak hanya dengan lomba, perayaan kemerdekaan Indonesia juga bisa kita meriahkan dengan berbagai hal positif lainnya. Itu termasuk dengan cara menjaga persatuan. (M-1)

 

 

SUARA ANAK

1. Anis Amirul Hakimi (MI Muhammadiyah 1 PK Sukoharjo: “Di acara 17-an di desaku, aku kemarin ikut lomba masukin paku dalam botol, pecah air, dan estafet karet. Aku bisa menang lomba masukin paku ke dalam botol. Selama mengikuti lomba, aku merasa sangat senang.”

 

2. Muhammad Ridwan Angga Fauzi (MI Muhammadiyah 1 PK Sukoharjo): “Saat perayaan HUT RI, aku ikut lomba di desaku namun hanya satu. Aku kemarin ikut lomba makan kerupuk. Tapi aku kalah. Ya ngga apalah kalah yang penting seru!”

 

3. Sakina Aisyah Hanif Safara (MI Muhammadiyah 1 PK Sukoharjo):  “Hari kemerdekaan Indonesia diperingati setiap 17 Agustus. Untuk memeriahkan ulang tahun bangsa ini, biasanya mengadakan lomba dan juga gerak jalan juga.”

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here