Home All

DPP KNPI Siap Tangkal Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme di Wilayah NKRI

17
0

KETUA Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengajak seluruh jajaran se-Indonesia agar bersatu mencegah intoleransi, radikalisme dan terorisme di Wilayah NKRI

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, saat penandatanganan nota kesepahaman antara  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dengan KNPI di Kantor BNPT Komplek IPSC Sentul-Bogor, Kamis (22/9).

“Kita berharap teman-teman KNPI se- Indonesia dengan adanya MOU dengan BNPT ini bisa ditindaklanjuti kerjasama yang sinergis, bagaimana kita bersama-sama menangkal intoleransi, radikalisme dan terorisme yang ada di tengah-tengah masyarakat. Tujuannya agar Indonesia terbebas dari paham radikal, terorisme dan intoleransi,” ungkap Haris Pertama.

Sementara itu, Kepala BNPT RI, Komisaris Jenderal Polisi (Komjenpol), Boy Rafli Amar, menyampaikan, harapan besar kepada generasi muda melalui KNPI.

“Semoga dengan MOU dengan KNPI ini dapat menjadi bagian dalam melakukan pendidikan kepada generasi muda untuk pertama mengatasi ancaman dan bahaya terorisme yang berkembang dalam masyarakat kita,” tandas Komjenpol Boy Rafli Amar.

Komjenpol Boy Rafli Amar mengharapkan, bangsa Indonesia umumnya dan khususnya Indonesia dapat menjadi leading sektor membangun semangat kecintaan terhadap negara. “Sebagai elemen bangsa para pemuda di bawah koordinasi KNPI diharapkan dapat menjadi leading sektor terdepan dalam membangun semangat kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan selalu mensosialisasikan nilai-nilai luhur bangsa kita”, harap Komjenpol Boy Rafli Amar.

Karena itulah, Boy Rafli Amar meminta KNPI terus bergerak mengajak komponen pemuda untuk bersama hadapi potensi ancaman intoleransi, radikalisme dan terorisme.

“KNPI ini punya peran sangat strategis, mari bangun semangat persatuan dan kesatuan seluruh bangsa kita, tentu kita berharap KNPI terus bergerak mengajak segenap komponen pemuda senantiasa bersama-sama hadapi potensi ancaman intoleran, radikalisme dan terorisme yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia,” ungkap Komjenpol Boy Rafli Amar. (OL-13)

Baca Juga: Opini Masyarakat Minta Polri Mereformasi Diri usai Skandal Irjen FS …


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here