Home All

BMKG Minta Warga Sumsel Waspada Cuaca Ekstrem

16
0

CUACA ekstrem sedang melanda Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini ditandai dengan adanya curah hujan dengan intensitas tingi yang terjadi di beberapa kabupaten dan kota di Sumsel dan memunculkan potensi bencana hidrometeorologi.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani menjelaskan, sebagian wilayah di Sumsel telah memasuki cuaca ekstrem termasuk Kota Palembang. “La Nina dan Dipole Mode aktif menyebabkan curah hujan di musim kemarau bersifat di atas normal, yang artinya akumulasi curah hujan lebih tinggi dari seharusnya yang terjadi selama musim kemarau,” ungkapnya, Kamis (15/9).

Diakuinya, puncak musim hujan diperkirakan pada bulan Oktober 2022. Karenanya, BMKG mengimbau kepada seluruh masyarakat, stakeholder, dan pemerintah daerah untuk siaga cuaca ekstrem di musim hujan dan mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi terutama wilayah Barat Sumsel seperti Lahat, Pagaralam, Muara Enim, OKU, OKU Selatan, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Pagaralam, Lubuklinggau dan OKU Timur, termasuk Palembang, Banyuasin dan Musi Banyuasin.

“Banyak kemungkinan yang dapat terjadi disaat musim hujan seperti banjir atau genangan, longsor, angin kencang atau puting beliung, dan kilat atau petir serta jarak pandang yang terbatas pada saat hujan,” ucapnya.

“Seluruh wilayah Sumsel berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, kilat atau petir,” imbuhnya.

Karena itu, masyarakat dapat mengupdate informasi cuaca BMKG baik perakiraan cuaca, peringatan dini cuaca ekstrim, dan prakiraan cuaca berbasis dampak (IBF) melalui media resmi BMKG seperti aplikasi infobmkg dan media sosial lainnya. “Masyarakat dapat memantau terus perkembangan perkiraan cuaca di aplikasi yang telah disediakan,” pungkasnya. (OL-15)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here