Home All

473.366 Warga Sumsel Terima BLT BBM

21
0

BANTUAN langsung tunai (BLT) kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tahap pertama di Sumatera Selatan (Sumsel) ditarget selesai dalam dua pekan mendatang.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel Mirwansyah, mengatakan secara keseluruhan jumlah Keluarga Penerima Manfaat BLT BBM subsidi di 17 kabupaten/kota ada sebanyak 473.366. Rincinya, Kabupaten Banyuasin sebanyak 46.714 orang penerima, Empat Lawang 14.495 orang, Lahat sebanyak 29.081 orang, Muara Enim sebangak 44.717 orang, Musi Banyuasin 35.156 orang, Musi Rawas 35.941 orang.

Kabupaten Musi Rawas Utara 9.466 orang, Ogan Ilir 38.313 orang, Ogan Komering Ilir 43.398 orang, Ogan Komering Ulu 23.165 orang, Ogan Komering Ulu Selatan 28.254 orang, Ogan Komering Ulu Timur 32.948 orang, Penukal Abab Lematang Ilir sebanyak 8.883 orang.

Kemudian, Kota Lubuk Linggau sebanyak 14.517 orang, Pagar Alam sebanyak 6.244, kota Palembang sebanyak 52.443 orang, dan Prabumulih¬† sebanyak 8.631 orang penerima manfaat. “Penyaluran tahap pertama ini sudah mulai dibagikan dan rampung sampai 14 hari ke depan, masing-masing (473.366 warga) menerima BLT BBM senilai Rp300 ribu,” kata dia.

Menurutnya, penentuan target sasaran penerima BLT tersebut sepenuhnya dilakukan oleh Kementerian Sosial yang merujuk pada daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) reguler terbaru seluruh daerah di Sumsel. Adapun yang diprioritaskan sebagai penerima BLT pada penyaluran pertama ini, kata dia, yaitu para warga lanjut usia, penyandang disabilitas, dan pengidap penyakit kronis di Sumsel.

Penyaluran BLT BBM tersebut dilangsungkan oleh PT Kantor Pos setiap kabupaten/kota. Dalam penyalurannya para warga penerima manfaat diwajibkan membawa identitas diri seperti KTP dan kartu keluarga, sebab akan di data oleh petugas PT Pos Indonesia seperti penyaluran BLT subsidi minyak goreng beberapa waktu lalu.

Mirwansyah menyebutkan, program penyaluran BLT BBM akan kembali dilanjutkan untuk tahap kedua yakni akhir November atau awal Desember 2022, dengan nilai bantuannya Rp300 per warga dalam keluarga penerima manfaat.

“Kami juga menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPMT) reguler senilai Rp200 ribu, jadi total yang diterima para Keluarga Penerima Manfaat senilai Rp500 ribu,” tandasnya. (OL-15)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here